Home » , , » Alas Purwo

Alas Purwo

Alas purwo atau Taman Nasional Alas Purwo terletak di kecamatan Tegaldlimo dan kecamatan Purwoharjo Kabupaten Banyuwangi,Jawa Timur atau tepatnya di sebelah selatan wilayah Banyuwangi atau berada di tepi pantai selatan Banyuwangi.

Luas wilayah Alas Purwo 43.420 ha terdiri dari beberapa zona yaitu Zona Inti (Sanctuary zone) seluas 17.200 Ha, Zona Rimba (Wilderness zone) seluas 24.767 Ha, Zona Pemanfaatan (Intensive use zone) seluas 250 Ha, Zona Penyangga (Buffer zone) seluas 1.203 Ha. Dipostingan sebelumnya pada blog Wisata Alam Indonesia ini sudah kami bahas tentang wisata Grajakan nah pada kesempatan ini kami akan membahas tentang Alas Purwo yang sudah terkenal baik dari segi keindahan dan segi mistisnya.

Alas Purwo merupakan hutan tua yang luar biasa indah. Tidak hanya rimbun hutan yang hijau dan liar, barisan pantai yang sepi dan eksotis, berbagai gua yang gelap dan menggoda, namun terdapat juga peninggalan masa lampau yang begitu misterius. Itulah Taman Nasional Alas Purwo. Alas Purwo adalah primadona wisata di Kabupaten Banyuwangi.Alas Purwo adalah hutan tropis alami dan termasuk yang tertua di Pulau Jawa. Taman nasional Alas Purwo ini merupakan hutan hujan paling alami yang berada di Indonesia, bahkan mungkin di Asia. Di Alas Purwo, kita bisa melihat banteng jawa, burung merak, babi hutan, rusa, serigala hutan, ular pyton, dan hewan lainnya termasuk macan tutul dan  harimau jawa.


Di kawasan Hutan Alas Purwo banyak kita temukan Pepohonan menjulang tinggi berdiameter besar dengan umur ratusan tahun. Pohon tersebut berdiameter rata-rata 30 cm dan tinggi 10-15 meter. Tanaman yang berhasil diidentifikasikan di Alas Purwoada sekitar 580 jenis. Anda akan menikmati indahnya hutan sawo kecik (manilkarakauki), bumbu manggong, dan pohon lainnya termasuk nyamplung (calophyllum inophyllum), ketapang (terminalia cattapa), serta kepuh (stercullia foetida).
Selama menyusuri jalanan hutan di kawasan Alas Purwo maka Anda akan disambut suara kicau beraneka macam burung diantaranya burung trucak bali, trucak hijau, hingga merak dan rusa (cervus timorensis) yang dengan mudahnya terlihat mengendap di antara pepohonan. Sesekali Anda mungkin menemui beberapa kijang (muntiachus muncjak) bertanduk gagah, kera ekor panjang, lutung, ayam hutan, burung kangkareng (antracoceros coronatus), rangkong, cekakak jawa abu-abu (macaca fascicularisl), ayam hutan (ghalus ghalus), rangkong (buceros undulatus), dan bisa juga banyak burung merak (pavomuticus).

Selain beragam binatang dan pepohonan yang masih sangat alami anda dapat memuaskan kegemaran berpetualang menembus hutan, mengamati satwa di Sadengan atau berkunjung ke gua-gua yang sejak zaman dahulu sudah sering dijadikan tempat bersemedi. Sebab dikawasan hutan Alas Purwo terdapat banyak gua yang cukup menarik dan ada beberapa gua yang mengandung mistis yang tinggi dan banyak para peziarah atau orang yang melakukan semedi di salat satu goa tersebut.

Gua-gua di wilayah ini di antaranya adalah Gua Istana, Gua Putri dan Gua Padepokan. Ada pula Gua Macan yang dianggap memiliki nuansa mistis tinggi. Menurut cerita masyarakat setempat, di tempat tersebut Bung Karno pernah bertapa. Gua-gua tersebut dapat dicapai dari Pos Pancur sejauh 2 km dengan berjalan kaki.Selain Gua meditasi, dikawasan Alas Purwo juga terdapat Situs Kawitan dan pura Hindu yang juga berumur tua. Dan yang paling unik serta menarik tempat peribadatan ini berada di tengah hutan Taman Nasional Alas Purwo. Pura tersebut bernama Pura Luhur Giri Salaka dan masih banyak dikunjungi pemeluk Hindu pada hari suci Pager Wesi setiap 210 hari.

Masyarakat yang tinggal di sekitar Alas Purwo mayoritas berasal dari Mataraman Kuno yang berbudaya Jawa Tradisional. Oleh karena itu, tradisi kejawen masih lestari di sini seperti bertapa atau bersemedi yang masih sering dilakukan masyarakatnya. Pada hari-hari tertentu seperti malam 1 Suro, bulan purnama, atau bulan mati, masyarakat Hindu Bali dan ahli kebatinan Jawa sengaja datang ke taman nasional ini untuk meditasi atau melaksanakan upacara keagamaan.

Akomodasi Untuk Para Wisatawan di Banyuwangi :



http://www.booking.com/hotel/id/bangsring-breeze.html?aid=808038;lang=id

Hanya berjarak 15 menit berkendara dari Pelabuhan Ketapang di Banyuwangi, Bangsring Breeze menawarkan akomodasi menakjubkan yang menghadap ke Taman Bali Barat dan Pulau Menjangan.



http://www.booking.com/hotel/id/berlian-abadi.html?aid=808038;lang=id

Hanya berjarak 5 menit berkendara dari Terminal Feri Ketapang, Hotel Berlian Abadi menawarkan meja depan 24-jam dan kamar-kamar bersih.







Kampung Osing berjarak hanya 5 menit berkendara dari Stasiun Kereta Api Karangasem, dan menawarkan akomodasi budget dengan dapur serta ruang tamu bersama.







Hanya 7 menit berjalan kaki dari Terminal Feri Ketapang, Manyar Garden Hotel menyediakan meja depan 24 jam dan memiliki kolam renang outdoor yang besar.







Terletak di kota Banyuwangi, Mirah Hotel menampilkan dekorasi bergaya tradisional Jawa dengan perabotan kayu








Ritansaroebuck is located in Banyuwangi. Free WiFi access is available. Each room here will provide you with a TV, air conditioning and a minibar.







Berjarak 5 menit berjalan kaki dari Pantai Cacalan, Penginapan Shintana menyediakan tempat parkir gratis. Semua kamar ber-AC dan menampilkan pemandangan taman.






http://www.booking.com/hotel/id/watu-dodol-amp-restaurant.html?aid=808038;lang=id

Hanya 5 menit jalan kaki dari Pantai Watu Dodol, Watu Dodol Hotel & Restaurant menawarkan kolam renang outdoor yang menghadap ke laut.


0 comments:

Post a Comment

EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Boking Hotel